Rabu, 03 April 2013

Noun,Adjective & Adverb

Noun (kata benda) adalah sebuah kata yang digunakan untuk suatu nama bagi sesuatu seperti benda,seseorang,suatu tempat,situasi,dan lain-lain.

Jenis-Jenis Noun ada 4,yaitu :
1.Kata benda umum (common nouns) : kata benda yang menunjukkan jenis,kelas dari benda-benda,tempat   dan sebagainya.
   contoh : Car (mobil)
                Furniture (furniture)
                Town (kota)
                Water (air)

2.Kata benda nama diri (Proper nouns) : berupa nama orang,tempat dan sebagainya yang selalu diawali huruf kapital.
   contoh : Monica
                Indonesia
                Argentina
                Mrs.Julia

3.Kata benda abstrak (Abstract nouns) : kata benda yang tidak dapat diraba dengan panca indra.
   contoh : Beauty (cantik)
                Health (sehat)
                Fear (takut)
                Happiness (bahagia)

4.Kata benda collective (collective nouns) : kata berupa manusia,hewan,dan suatu benda.
   contoh : Crowd (kerumunan)
                Flock (kawanan)
                Choir (paduan suara)
                Team (tim)


Kata benda (noun) dapat berfungsi sebagai :
  • Subjek kata kerja : Tom arrived (Tom tiba)
  • Pelengkap kata kerja be (bisa),become (menjadi),seem (terlihat) : Tom is an actor (Tom adalah aktor)
  • Objek dari kata kerja : I saw Tom (saya melihat Tom)
  • Objek preposisi : I spoke to Tom (saya berbicara dengan Tom)
  • Kata benda juga bisa dalam kasus posesif : Tom's books (buku-buku Tom)

  
Adjective (kata sifat) adalah kata yang digunakan untuk memberi sifat pada kata benda.

Ada 6 jenis-jenis kata sifat,yaitu
1.Kata sifat demonstratif : kata sifat yang membatasi pemakaian kata benda pada orang/benda.
    contoh   : a) this,these (sesuatu yang dekat sekali),misalnya : this book,these books
                   b) that,those (sesuatu yang jaraknya lebih jauh)
                   c) such (kata sifat yang berarti semacam ini atau itu kepada suatu kata yang baru atau akan dise
                       butkan),misalnya : his praise of me was not sincere,i don't like such a man.

2.Kata sifat distributif : kata benda yang dibatasi dengan menunjukkan bahwa orang/benda yang ditunjukkan  oleh kata benda digunakan satu demi satu.
   contoh   :  a) each (berarti salah satu dari dua benda),misalnya dua orang siswi ini masing-masing memiliki  sebuah pena.
                   b) every (hanya untuk bilanga tertentu yang melebihi dua),misalnya dua dari lima orang memiliki  laptop terbaru.

3.Kata sifat kuantitatif : kata sifat yang menunjukkan berapa banyak sesuatu benda yag dimaksudkan.
   contoh   :  a) some (beberapa)
                   b) little (sedikit)
                   c) enough (cukup)
                   d) much (banyak)

4.Kata sifat deskriptif : kata sifat yang menggambarkan sifat atau keadaan seseorang,hewan,atau benda.
    contoh  :  a) a beautiful woman (seorang wanita yang cantik)
                   b) a sick cat (seekor kucing yang sakit)

5.Kata sifat numeral : kata sifat yang menunjukkan berapa banyak benda/dalam urutan berapa.
    Dibagi 2 yaitu : Bilangan tertentu bilangan yang menunjukkan berapa benda yang ada
                            bilangan ordinal (pertama,kedua,ketiga,dan seterusnya)
                            bilangan kardinal (satu,dua,tiga)
                           
                            Bilangan tak tentu bilangan jenis tertentu tanpa mengatakan secara      tepat berapa  jumlahnya.
                            contoh : some (kurang lebih),misalnya kurang lebih 5 orang tidak hadir.

6.Kata sifat Kualitas,misallnya clever,dry,fat,good


Adverbs (kata keterangan) adalah kata yang dipakai untuk menerangkan tata bahasa kecuali kata benda dan kata ganti.

Jenis-Jenis kata keterangan,yaitu :
1.Untuk menerangkan kata kerja 
   contoh : She speak English fluently ( dia berbicara bahasa inggris dengan fasih)

2.Untuk menerangkan kata tempat
   contoh :  She was here (dia ada disini)

3.Untuk menerangkan kata sifat
   contoh : It's now too cold to swim (sekarang udara terlalu dingin untuk berenang)

4.Untuk menerangkan kata depan
   contoh : The cat was sitting almost on the wall (kucing itu sedang duduk hampir di atas tembok)

5.Untuk menerangkan kata sambung
   contoh : I want to know precisely how to the wildfire happened (saya ingin mengetahui        secara pasti bagaimana kebakaran itu terjadi.





source (sumber) : dari buku A Practical English Grammar (A.J Thomson)
                            http://aneneharief.wordpress.com/adjectives-dan-adverbs/       

Senin, 11 Maret 2013

Tenses

Tenses merupakan bentuk waktu dalam yang berhubungan dengan kata kerja dan kata bantu.Tense terbagi menjadi 3 bagian besar yaitu: Past (masa lalu),Present (sekarang),dan Future (masa datang).
Tense terdiri dari 4 past, 4 present tense, 8 future tense.Jadi kalau di total jumlah Tenses ada 16 tense.

  1. Present Tense
          Present tense dinyatakan untuk menyatakan peristiwa/kejadian yang terjadi saat ini atau sekarang yang berdasarkan fakta.
 Rumus :          (+) : S + V1 (s/es)
                 contoh : I drink milk
                              She drinks milk

                       (-)  : S + DO/DOES + NOT + V1
                 contoh : I do not drink milk
                              She does not drink milk

                       (?) :  DO/DOES + S + V1
                 contoh : Do you drink milk?
                              Does she drink milk?


  2.  Present Continuous Tense
       Digunakan untuk menyatakan,mengatakan sesuatu yang sedang berlangsung saat ini.
       Rumus :
                      (+) : S + To be + Ving
                 contoh : I am reading now
                               He is waiting for you
  
                      (-) :  S + To be + Not + Ving
                 contoh : I am not reading now
                              He is nt waiting for you

                      (?)  : To be + S + Ving
                 contoh : Are you reading now?
                              Is he waiting for you? 


3Present Perfect Tense
     pada Perfect nya itu. Perfect artinya “sempurna”.Sempurna yang berarti “selesai, sudah, beres,   baru saja usai, dsb”. Jadi, kalau menekankan pada “sudah” nya itu maka gunakanlah Present Perfect Tense ini. Contoh yang paling mengena misalnya: Dia baru saja pergi (She has just gone).
     Rumus :  
                      (+) : S + Have/Has + V3
                contoh : She has gone

                       (-) : S +  Have/has not + V3
                contoh : She has not gone

                      (?) : Have/has + S +V3
                contoh : Has she gone?


4. Present Perfect Continuous Tense
    Tenses yang satu ini digunakan untuk menyatakan suatu kejadian, peristiwa atau apalah namanya, yang SUDAH terjadi dan MASIH berlangsung bahkan sangat mungkin AKAN berlanjut. Dari dulu hingga kini bahkan nanti, gitu loh!. Kata “sudah” atau “dari dulu” disini bisa saja waktunya kemarin, 2 jam lalu, se-abad lalu, bisa juga beberapa menit yang lalu.
    Rumus :
                      (+) : S +Have/has + been + Ving
                contoh : I have been teaching english since last year

                      (-) : S + have/has + not + been + Ving
                contoh : I have not been teaching english since last year

                      (?) : Have/has + S + been + Ving
                contoh : Have i been teaching english since last year?


5. Past Tense
     Past Tense adalah untuk menyatakan peristiwa yang telah “Lampau”. Lampau disini tak harus sudah lama-lama amat juga, pokoknya sudah berlalu, sudah lewat. Itulah penekanannya. Mungkin kemarin, satu jam lalu, 2 tahun lalu, 2 abad yang lalu, dan sebagainya
     Rumus :
                     (+) : S +V2
               contoh : I saw her standing there

                     (-) : S + did + not + V1
               contoh : I did not see her standing there

                    (?) : Did + S + V1
               contoh : Where did you see her?


6. Past Continuous Tense
     digunakan untuk menyatakan peristiwa yang SEDANG TERJADI juga, tetapi sedang terjadi sekarang, melainkan sedang terjadi tetapi DULU, tetapi sudah lewat.
     Rumus :
                    (+)  : S + Was/were + Ving
               contoh : I was writing

                    (-)  :  S + Was/were + Not + Ving
               contoh : I was not writing

                    (?) : Was/were + S + Ving
               contoh : Were you writing?



7. Past Perfect Tense
     Past Perfect Tense adalah bentuk lampau (Past) dari Present Perfect Tense itu, makanya disebut Past Perfect Tense, sama-sama Perfectnya! Jelas ya? Kalau Present Perfect Tense menggunakan rumus S + Have/has + V3 maka Past Perfect Tense menggunakan bentuk lampau dari Has/has yaitu “had”.
    Rumus :
                      (+) : S + had + V3
                contoh : I had eaten before Christin came

                      (-) : S + had + not + V3
                contoh : I had not eaten before Christin came

                      (?) : Had + S + V3
                contoh : Had i been eaten before Christin came?


8. Past Perfect Continuous tense
    suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk mengungkapkan suatu aksi dengan durasi waktu tertentu dimasa lalu sebelum aksi lainnya terjadi. Selain itu, tense ini juga digunakan untuk mengekspresikan berapa lama suatu aksi terjadi sampai titik waktu tertentu dimasa lampau.
    Rumus ;
                      (+) : S + had + been + Ving
                 contoh : She had been singing

                      (-) : S + had + not + been + Ving
                 contoh : She had not been singing

                      (?) : Had + S + been + Ving
                 contoh : Had she been singing?


9. Future Tense
     Future Tense atau Simple Future digunakan untuk menyatakan peristiwa yang akan terjadi.
    Rumus : 
                      (+)  : S + Will + V1
                 contoh : I will study

                      (-)  : S + Will + not + V1
                 contoh : I will not study 

                      (?) : Will + S + V1
                 contoh : Will you study?


10. Future Continuous Tense
      bentuk kata kerja yang digunakan untuk mengungkapkan aksi yang akan sedang terjadi di masa depan. Selain itu, bentuk kata kerja ini dapat pula digunakan untuk mengekspresikan jadwal atau rencana.
      Rumus :
                      (+) : S + Will + be + Ving
                 contoh : You will be working

                      (-) : S + Will not + be + Ving
                 contoh : You will not be working

                      (?) : Will + S + be + Ving
                 contoh : Will you be working?


11. Future Perfect Tense
      Digunakan untuk menyatakan kegiatan atau kejadian yang telah dimulai pada waktu lampau yang akan sudah/belum selesai dilakukan di masa yang akan datang.
      Rumus :
                      (+) : S + Will + have +V3
                 contoh : You will have worked

                      (-) : S + Will + not + have +V3
                 contoh : You will not have worked

                      (?) : Will + S + have + V3
                 contoh : Will you have worked?


12. Future Perfect Continuous Tense
       suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk mengungkapkan aksi yang berlangsung hingga titik waktu tertentu dimasa depan.
      Rumus :
                      (+)  : S + Will + have + been + Ving
                  contoh : You will have been working

                      (-)   : S + Will + Not + have + been + Ving
                  contoh : You will not have been working

                      (?)  : Will + S + have + been + ving
                  contoh : Will you have been working?


13. Past Future Tense
      Past Future Tense digunakan untuk menyatakan peristiwa yang akan dilakukan, tetapi di masa lampau, bukan saat ini.
      Rumus :
                       (+) : S + Would + V1
                  contoh :She would learn music

                       (-)  : S + Would + Not + V1
                  contoh : She would not learn music

                       (?)  : Would + S + V1
                  contoh : Would she learn music?


14. Past Future Continuous Tense
       Digunakan untuk menyatakan suatu tindakan sedang akan berlangsung di waktu lampau,biasanya digunakan dalam kalimat tak langsung(indirect speech).
      Rumus :
                       (+) : S + Would +be + Ving
                  contoh : She would be learning music

                       (-)  :  S + Would + not + be + Ving

                  contoh : She would not be learning music

                       (?) : Would + S +be + Ving
                  contoh : Would she be learning music?


15. Past Future Perfect Tense
      Sering digunakan untuk berandai-andai.
      Rumus :
                       (+) : S + Would + Have + V3
                   contoh : She would have learned music

                       (-) : S + Would + Not + Have + V3
                   contoh : She would not have learned music

                       (?) : Would + S + Have + V3
                   contoh : Would she have learned music?


16. Past Future Perfect Continuous Tense
      Untuk menyatakan hal diatas juga, tetapi dimasa yang lalu, masa lampau. Past Future Perfect Continuous Tense mengenai peristiwa atau hal yang akan telah sedang terjadi di masa lampau.
      Rumus :
                         (+) : S + Would + Have + been + ving
                    contoh :  I would have been swimming for 30 minutes

                         (-) :  S + Would + Not + Have + been + ving
                    contoh :  I would not have been swimming for 30 minutes

                         (?) : Would +  S + Have + been + ving
                   contoh : Would You have been swimming for 30 minutes?




sumber : http://tensesbahasainggris.com/tenses-pengantar



Pronoun

Pengertian Pronoun

Pronoun adalah kata yang digunakan untuk menggantikan noun (kata benda) yang dapat berupa orang, benda, hewan, tempat, dan konsep abstrak.

Jenis-Jenis Pronoun


  1. Personal pronoun : Merupakan kata ganti untuk orang, hewan, benda, atau hal secara spesifik.
                       contoh    : I,you,as,them


     2.  Demonstrative Pronoun :  Merupakan kata ganti yang menggunakan parameter jumlah dan jarak.
                       
                       contoh            :  this,that,these,those


     3.  Interrogative Pronoun   : Merupakan kata ganti yang digunakan untuk mengajukan pertanyaan.

                        contoh            : who is that man?


     4.   Relative Pronoun         : Merupakan kata ganti  yang biasanya digunakan untuk memperkenalkan
                                                relative clouse yang menerangkan noun.

                        contoh           : The packet, which was sent a week ago, has received.

     5.   Indefinite Pronoun       :  Merupakan kata ganti  untuk orang, benda, atau tidak spesifik.

                        contoh           :  anything,everything

     
     6.   Reflexive Pronoun       : Merupakan kata ganti yang digunakan untuk menyataka bahwa subjek mene
                                               rima aksi dari verb pada suatu kalimat.

                        contoh           : I‘m going to buy myself new shoes

     7.    Intensive Pronoun      : Merupakan kata ganti yang digunakan untuk memberikan penekanan pada
                                               noun.
           
                        contoh           : I myself promise not to corrupt the project.

     8.     Reciprocal Pronoun  : Merupakan kata ganti yang digunakan pada kondisi ketika dua atau lebih 
                                               subjek melakukan aksi yang saa satu sama lain.

                        contoh           : each other, one another




 sumber : http://www.wordsmile.com/pronoun-introduction

Sabtu, 12 Januari 2013

Meraih Cita-Cita

Cita-cita saya adalah menjadi seorang pemain musik,karena pada awalnya saya sangat menyukai musik.Tidak hanya itu,jika memang usaha saya berhasil saya juga ingin sekali membangun studio atau sekolah musik yang besar.Keinginan itu yang saya ingin wujudkan sebagai anak bangsa yang ingin memiliki masa depan yang berhasil.Tidak hanya keinginan yang harus diwujudkan tetapi juga dengan ambisi,kesungguhan,usaha dan tentu saja yang paling utama adalah sebuah doa.

Cita-cita adalah sebuah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran yang ingin diperoleh pada masa mendatang dengan tingkatan yang semakin meninggi.

Apabila cita-cita itu tidak mungkin atau belum mungkin terpenuhi, maka cita-cita itu disebut angan-angan belaka.Disini persyaratan dan kemampuan tidak/belum dipenuhi sehinga usaha untuk mewujudkan cita-cita itu tidak mungkin dilakukan. Misalnya seorang anak bercita-cita ingin menjadi seorang pengusaha, ia belum sekolah, tidak mungkin berpikir baik, sehingga tidak punya kemampuan berusaha mencapai cita-cita. Itu baru dalam taraf angan-angan.Di dalam kita meraih cita-cita tersebut,kita juga harus memiliki etika yang baik di lingkungan sekitar kita,misalkan selalu bersikap ramah terhadap orang lain,bergaul dengan hal-hal yang positif,memberi pertolongan yang membutuhkan,menghormati orang berada di atas kita atau lebih tua dari kita,dan juga harus memiliki kesabaran yang tinggi karena pada dasarnya meraih cita-cita itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.Contoh kecilnya misalkan seseorang yang ingin lulus kuliah dengan IPK yang tinggi,tidak bisa dalam sekejap dia bisa segera lulus,banyak persyaratan yang harus dia lakukan misalnya mengikuti perkuliahan,membayar uang kuliah,mendapatkan nilai yang baik saat ujian,membuat penulisan ilmiah,skripsi,sidang,memperbaiki nilai jika nilainya kurang bagus dan lain-lain.Hal ini sungguh sangat memberatkan,karena seseorang memang harus berjuang,berusaha,berdoa demi bisa meraih kelulusan dengan nilai dan prestasi yang baik.



Seseorang yang ingin menggapai cita-citanya harus bergantung pada tiga faktor.
  1. Seseorang harus memiliki cita-cita dari kecil
  2. kondisi yang dihadapi selama mencapai apa yang dicita-citakan
  3. seberapa tinggikah cita-cita yang hendak dicapai
Dan faktor keinginan untuk mencapai cita-cita tersebut juga ditentukkan oleh kualitas manusia itu sendiri.Tidak memiliki kemauan yang keras akan membuat apa yang dicita-citakan hanya menjadi angan-angan saja.Oleh karena itu harus ada kemauan yang sangat keras yang merupakan suatu perjuangan hidup yang bila berhasil akan menjadikan dirinya puas dan menjadi seseorang yang berhasil di kemudian hari.

Suatu cita-cita tidak hanya dimiliki oleh individu, masyarakat dan bangsa pun memiliki cita-cita juga. Cita-cita suatu bangsa merupakan keinginan atau tujuan suatu bangsa. Misalnya bangsa Indonesia mendirikan suatu negara yang merupakan sarana untuk menjadi suatu bangsa yang masyarakatnya memiliki keadilan dan kemakmuran.


sumber :  http://muthiadewi28.blogspot.com/2012/09/cita-cita.html

Selasa, 18 Desember 2012

GUNS N ROSES CONCERT IN JAKARTA

Siapa yang ga kenal band rock legendaris satu ini,Guns n Roses yang tanggal 16 Desember 2012 kemarin mengadakan konser untuk yang pertama kalinya di MEIS Ancol Jakarta,Indonesia.Saya pun sebagai penggemar berat musik rock tidak mau ketinggalan untuk nonton konser terbesar tahun 2012 ini.Rencana awal konser diadakan tanggal 15 desember di Lap.D Senayan,Jakarta tapi karena berbagai pertimbangan dan faktor seperti keamanan ,cuaca,membuat pihak promotor mengundur jadwal konser ke tanggal 16.Berikut foto2 nya :

                                     (suasana di luar,ngantri and panas euy)


                                             (kaos yg gw pakai n ticket )

                                  (Suasana di dalam sebelum konser dimulai)

                                                     (konser dimulai)

Finally,selama 3 jam ga sia2 gue nonton GNR,gue sangat puas,dan konser berjalan tertib dan sukses.Thanks GNR for coming to Indonesia khusus juga utk Bumblefoot sang gitaris yang udh mainkan lagu Indonesia Raya(gw terharu banget)to promotor,to Gubernur pak Jokowi yg udh nonton juga (still rockin sir),and buat semua pecinta musik rock,khususnya fans2 setia GNR !! YOU ROCK GUYS!!!

Rabu, 28 November 2012

Ketidakadilan Pembagian THR

Para buruh di Indonesia sedang bersuka-cita dengan kabar kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP), namun ternyata masih banyak persoalan terkait buruh yang terjadi dalam praktik di lapangan.

Puluhan pekerja yang bekerja di wilayah Jakarta dan Tangerang menyambangi Kemenakertrans karena tidak mendapat THR. Sekaligus meralat berita tersebut para pekerja itu berasal dari tiga perusahaan yaitu PT Askes, PT Intan Pertiwi Industri dan PT Surya Pacific Sejahtera.

Pada kesempatan itu Kemenakertrans berjanji akan turun ke lapangan dan melakukan tindakan tegas. Sayangnya, sampai saat ini para pekerja yang mengadu belum mendapat THR. Tim yang dibentuk Kemenakertrans untuk melakukan supervisi terhadap Disnakertrans di masing-masing wilayah para pekerja, dinilai tidak mampu memenuhi harapan para pekerja.
Salah seorang pekerja PT Surya Pacific Sejahtera, Asiah menuturkan tim Kemenakertrans bertandang ke Sudinakertrans Jakarta Barat. Ketika itu Asiah dan puluhan rekannya mengawal kehadiran tim Kemenakertrans yang rencananya melakukan supervisi dan turun ke lokasi bersama pegawai pengawas dan mediator di Sudinakertrans Jakbar. Sayangnya, dengan berbagai alasan, pihak Sudinakertrans Jakbar tidak mau bertindak.
Ironisnya, tim dari Kemenakertrans tidak berbuat apa-apa melihat penolakan dari pegawai Sudinakertrans. Menurut Asiah, tim dari Kemenakertrans berdalih bahwa mereka hanya bertugas mengirim surat desakan dan himbauan agar Sudinakertrans Jakbar melakukan tindakan untuk menyelesaikan persoalan THR.

Pada kesempatan yang sama, pekerja PT Intan Pertiwi Industri, Syarifin, mengatakan tim dari Kemenakertrans bersama pegawai Sudinakertrans Kota Tangerang menyambangi tempat kerja mereka. Namun, tim gabungan itu mendapat hambatan dari aparat keamanan perusahaan yang menyebut si pengusaha sedang tidak ada di tempat. Padahal Syarifin dan pekerja lainnya mengetahui bahwa pemilik perusahaan ada di lokasi. Syarifin melihat tim gabungan tidak aktif sehingga tidak dapat bertemu langsung dengan pengusaha yang bersangkutan.
Sementara Ketua Umum Serikat Karyawan PT Askes, Itop Reptianto, mengingatkan bahwa Kemenakertrans berjanji akan menindak tegas pengusaha yang tidak membayar THR. Namun janji itu menurut Itop palsu, karena dalam praktik pihak Kemenakertrans dirasa tak mampu bertindak tegas dan menjatuhkan sanksi kepada pengusaha yang tidak memenuhi hak pekerja.
Kasubdit Penyelesaian Hubungan Industrial (PHI), Djafar Sodikin, mengatakan Kemenakertrans sudah melakukan upaya maksimal. Yaitu dengan mengirim tim untuk mensupervisi Disnakertrans di wilayah yang bersangkutan. Walau begitu Djafar mengakui, tidak selalu tim yang diutus berhasil menyelesaikan masalah THR yang dihadapi pekerja.Banyak faktor yang menyebabkan berhasil tidaknya upaya yang telah dilakukan. Salah satunya tindak lanjut pihak Disnakertrans. Pasalnya, pihak yang menjadi ujung tombak di lapangan dalam menyelesaikan persoalan tersebut yaitu Disnakertrans. Sayangnya, jika pihak Disnakertrans tidak melakukan tindakan yang diperlukan, Kemenakertrans tidak dapat menjatuhkan sanksi kepada aparatur Disnakertrans yang bersangkutan.

Analisis :
kita bisa liat ini adalah salah satu contoh kasus suatu konflik yang terjadi dalam suatu organisasi bisa ditekankan disini suatu perusahan,dimana seorang pemimpin yang tidak bertanggung jawab dan tidak adil dalam memimpin suatu perusahan.Mereka senantiasa mempermainkan rakyat kecil dan bertindak sangat tidak bijaksana sebagai seorang yang memiliki kekuasaan,mereka dengan mudah dapat mengeluarkan seorang karyawan yang dianggap terlalu vocal dan maengancam para karyawanya dengan tidak memberikan THR.Menurut saya ini jelas sangat berpengaruh dalam terjadinya sebuah konflik ini adalah penyebab utama terjadinya konflik dalam kasus ini menurut saya bila dalam kasus ini banyak cara untuk menyelesaikanya mungkin dengan cara mediator atau jika dengan cara mediator tidak berhasil juga perlu adanya proses hukum karena disini telah melanggar hak seseorang dan telah melanggar hukum yang berlaku tentang pemberian THR kepada tenaga kerja. Sebaiknya kasus ini menjadi perhatian publik sebab sudah sejak lama ketiga perusahaan yang dikenal sebagai pabrik rokok putih terbesar di Indonesia, tidak memberikan THR terhadap para BHL, padahal ada BHL yang sudah bertahun - tahun bekerja namun tak kunjung diangkat menjadi karyawan, tentu patut diduga adalah untuk mengurangi pembayaran THR, dan JAMSOSTEK.

sumber :http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt502f27754152f/

Sabtu, 10 November 2012

Corporate Social Responsibility (CSR)

1.   Definisi CSR

      CSR (Corporate Social Responsibility) adalah suatu konsep tanggung jawab sosial perusahaan yang dapat dipergunakan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.Sedangkan dalam etika bisnis,CSR diistilahkan sebagai posisi yang menyatakan perusahaan seharusnya beroperasi mengikuti norma-norma universal maupun partikular yag dianut masyarakat di mana bisnisnya dioperasikan.CSR secara umum dibagi menjadi 2 faktor yaitu :
  • Faktor Eksternal : terutama berkaitan dengan kritik organisasi masyarakat sipil terhadap kinerja sosial dan lingkungan perusahaan.
  •  Faktor Internal : misalnya kepemimpinan puncak manajemen perusahaan yang melihat CSR sebagai sumber peluang dalam memperoleh keunggula kompetitif.Faktor inilah yang membuat banyak pengamat sangat optimis bahwa faktor internal ini dapat berperan semakin kuat di masa datang.
       Istilah CSR sendiri baru menjadi populer setelah Howard Bowen menerbitkan buku sosial Responsibility of Businessmen pada tahun 1953 yang pada akhirnya membuat dunia barat akhirnya menyetujui tentang adanya tanggung jawab sosial dengan perwujudan berbeda di masing-masing tempat,sesuai pemahaman perusahaan terhadap apa yang disebut tanggung jawab sosial.

2.   Manfaat CSR Bagi Masyarakat

       1)  Mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan
       2)  Membuka ruang kerja dan kesempatan untuk meningkatka taraf hidup masyarakat
       3)  Turut membantu program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan
       4)  Penyelesaian masalah lingkungan
       5)  Akan lebih menguatkan dan memberdayakan kehidupan masyarakat baik secara ekonomi,kelemba-
            gaan sosial,dan memperkecil terjadinya konflik sosial.

3.   Keuntungan CSR Bagi Perusahaan

       1)  Meningkatkan citra perusahaan

       2)  Perusahaan akan memiliki "brand image" yang baik dan akan selalu dikenal oleh masyarakat
       3)  Menghasilkan inovasi dan pembelajaran untuk meningkatkan pengaruh perusahaan
       4)  Membuka akses untuk investasi dan pembiayaan bagi perusahaan
       5)  Meningkatkan harga saham

4.   Contoh Perusahaan yang telah menerapkan CSR

      - PT.Indofood
      - PT.HM Sampoerna,tbk
      - PT.Astra Internasonal,tbk
      - PT.Indosat
      - PT.Unilever Indonesia

sumber : www.csrindonesia.com